Senin, 27 April 2009

MAMAKU PATRIOT REVOLUSIONER

Kesetiaan terhadap Pernikahan..menjadi sebuah kalimat kunci dari seluruh perjuangan seorang mama.

by ; Rudi Juan Carlos Sipahutar

Daya Juang seorang perempuan tak hanya di usung figur Raden Ajeng Kartini. Begitu banyak perempuan yang berjuang laksana patriot di negeri ini untuk satu tujuan menegakkan persamaan hak gender antara dua kaum di muka bumi..

Mamaku lebih dari seorang pahlawan emansipasi..
Dalam setiap buah pikir dan kasih sayangnya terdapat kekuatan yang terpadukan dari dua model peran. Berperan sebagai seorang Ibu sekaliogus juga berperan sebagai seorang Ayah bagi saya dan kedua saudara kandungku. Dalam setiap sentuhan tangannya kami bertiga merasakan cinta orang tua yang utuh. Dari setiap nada bicaranya kami bertiga menemukan kelembutan wanita sekaligu ketegasan seorang Pria.

Mamaku hanya manusia biasa. Bukan wonder woman ,apalagi wanita maha sempurna..
Keadaan menuntunnya menjadi orang tua tunggal bagi ketiga anaknya, ketika ajal lebih dulu menjemput suaminya pada usia 30 tahun. Usia yang sama itu juga melekat pada mamaku saat menyandang status resmi jadi seorang janda.

masih hangat di Long term memoryku, ketika mamaku memegang selembar kertas dari instansi pemerintah dengan tulus ikhlas di bubuhinya dengan tanda tangan. Konon selembar kertas itu berinti sari sebuah kalimat pendek : Bahwa mamaku tidak akan menikah lagi...
kelak surat ini menjadi tanda bukti penerimaan dana pensiun dari almarhum Ayahku.

Masih teringat jelas di benakku, ucapan sakti dari mamaku untuk menjawab setiap pertanyaan yang muncul dari para handai taulan kami ; " Mengapa tak menikah lagi " ???
dari dulu sampai sekarang jawaban nya cuma satu ; Bila saya membesarkan ketiga anakku hingga dewasa maka papanya telah hidup kembali"... (ketika masih kecil, saya sama sekali tak mengerti makna kalimat itu )

Kesetiaan terhadap Pernikahan..menjadi sebuah kalimat kunci dari seluruh perjuangan seorang mama. Kesetiaan itu memacu perempuan seorang diri mengasuh dan mendidik ketiga anaknya hingga ke ujung harapan.dari setiap tetesan air susu yang mama beri menjadi tetesan air yang mengalirkan darah di sekujur tubuhku..Dari setiap sendok makanan yang di suapkan ke mulutku bertumbuh menjadi bejana daging yang membungkus tulang-belulangku.

kini usiaku 33 tahun, bersisa 3 tahun dari usia ayahku ketika menghadap Sang khalik. Mamaku berusia menjelang 59 tahun sama persis dengan usia almarhum ayahku seandainya masih tetap hidup. Tetapi semangat yang kulihat dan kurasakan sejak dulu masih sama sampai saat ini ,laksana mamaku berusia 30 tahun..

dalam keriput di tulang pipinya masih tersimpan sebuah Kesetiaan yang masih tetap segar dan Abadi.
dalam setiap rangkulan dan pelukan tanganya juga tak pernah berubah, masih kurasakan belaian kasih sayang yang utuh dari nya, kasih sayang seorang ibu sekaligus kasih sayang seorang ayah.

Kutatap potret mamaku yang sedang tersenyum...
masih tetap anggun dan bersahaja, lebih dari seorang pahlawan emansipasi
revolusi waktu telah membentuk perjuangan itu hingga titik akhir...
ingin rasanya hati ini bertanya pada mamaku : " Apakah ayahku telah hidup kembali..???"


selamat hari KARTINI bagi seluruh kaum perempuan di negeri ini !!!


( pemuda yang diasuh oleh seorang perempuan single parent)





Rabu, 08 April 2009

GOLPUT

GOLPUT. where are you going ??
Golput ( golongan putih), tak lagi hanya sekedar sebutan. Kini tumbuh jadi sebuah kekuatan raksasa yang berbentuk tapi belum berwujud, laksana mahluk pemangsa yang mengintai dan siap menerkam mangsanya.
Berawal di tahun 1971, GOLPUT menjadi sikap politik beberapa orang yang di dasarkan pada pertimbangan pada situasi ketidak puasan kepada sistem kekuasaan. Ironisnya, kala itu " kata golput" adalah sebuah ucapan yang haram/ najis utk di pedengarkan ke khalayak ramai, alih-alih di teriakkan lewat media.., kedengaran membisikkan kata " golput" aja, langsung ditangkap, dipasung,dibungkam, di kerangkeng atau di hilang lenyapkan tak berbekas oleh sekelompok serdadu yang siluman...

GOLPUT.Keputusan atau keputusasaan ???
GOLPUT adalah keputusan moral atas dasar etika situasi yang bersifat spontanitas, terkadang sedikit anarkis menabrak aturan legal tanpa mendindahkan rambu-rambu dan aturan formal.
GOLPUT menjelma menjadi sebuah EKSPRESI MERDEKA..Mengusung kebebasan dari politik yang kotor dan penuh intrik dan tipu muslihat. Penuh janji yang berbuah pungkir yang sangat pahit dan traumatik.

GOLPUT , anarkis moral politik..
Arus geraknya Golput tak bisa diprediksi oleh lembaga survey apapun..Penganutnya cenderung bergerak zig-zag, mengebu-gebuh, tergopoh-gopoh, berubah-ubah, menyimpang dari antar simbol-simbol ideologi berbagai parpol yang sibuk jor-joran merebut simpati.
GOLPUT menjadi Etika situasi radikal yang mengembalikan 100 % keputusan otonom kepada setiap individu dalam situasinya masing-masing yang berbeda nasib, berbeda suku, berbeda tingkat sosial, berbeda agama, berbeda suku, berbeda gender, dan bahkan berbeda isi dompetnya...

GOLPUT antinomianisme...
GOLPUT, sebuah anugerah kebebasan yang kritis terhadap hukum dan aturan yng udah usang dan terinjak-injak oleh pembuat nya sendiri, lama-kelamaan tidak berlaku lagi. Golput lebih dari sekedar tontotan Eksistensial super ego. GOLPUT menjadi lambang pemersatu bangsa......

GOLPUT, bukan hanya hidup untuk hari ini saja tapi esok -lusa tetap bergerak dinamis dan optimis..
Waktu akan menjadi saksi..GOLPUT semakin banyak atau semakin sedikit....
Tak ada yang TAHU.Tak ada Yang PEDULI !!!

Bagi kalian yang sedang bingung dan sedih..
Bagi kalian yang menderita dan menangis..
Bagi kalian yang mau dan terus berjuang...

Yakinlah kalian tidak akan sendirian.......



(Sebuah observasi fenomena GOLPUT dari seorang pemuda politis)



Rabu, 18 Maret 2009

PAROMBUS-OMBUS

Si borong-borong, nama sebuah kota kecil di Tapanuli Utara ( sekarang humbang). Belakangan, kota ini sering di sebut-sebut bakal menjadi ibukota provinsi Tapanuli yang sedang rame-ramenya di ributin di sumutera utara sana..(konon provinsi ini memang assyiknya kalo rame-rame)..

Nah, di kota si borong -borong ini lah marak penjaja kue lepat yang terbuat dari bahan tepung beras ketan dan di tengahnya ada gula aren bercampur kelapa gongseng yang dibungkus daun pisang dan di suguhi dalam dangdang supaya tetap panas/hangat.Memang akan jauh lebih maknyus menikmatinya sambil meniup-niup karena masih panas. Makanan ini lah di kenal di seluruh sumatera -utara dengan nama ombus-ombus (tiup-tiup), dan yang menjual-nya di sebut parombus-ombus.

Bila bis yang anda tumpangi mampir di terminal si borong -borong atau hanya melintas saja,maka sekelompok orang menaiki sepeda ontel bermuatan kotak kayu akan bergerombol menyerbu bis anda....Tak perlu kaget dan Panik ! Merekalah para penjaja ombus-ombus yang melegenda itu. Mereka akan berebutan menawarkan setengah memaksa ombus-ombusnya kepada setiap penumpang yang ada.Bahkan sering kali mereka bersaing dengan cara menjelek-jelekkan ombus-ombus pedagang lain.

Pedagang satu sama lain saling buka rahasia ,ada yang bilang kalo ombus-ombus temannya cuma tebal bungkusnya saja tapi isinya kecil-kecil..

Belum selesai bicara, satu pedagang lagi sedikit sesak nafas ikut angkat bicara, " Oi Lae..ombus-ombus yamg dia jual pake biang gula lae.. tapi yang saya punya asli pake gula aren!"

Pedagang yang satu tak kalah saing, Dia bilang kalo ombus-ombus pedagang itu sudah basi karena sisa dari dagangan kemarin ,tapi nekad di jual lagi.

ada juga yang nyeletuk bilang ,kalo ombus-ombusnya mereka tak manis dan hanya ombus -ombusnya lah yang nomor satu paling baik dan maniezzz..

Percaya atau tidak ,bagi anda yang baru pertama berkunjung ke si borong-borong kalo tak bersikap tenang so pasti jadi pusingggg setengah pingsan ,bingung dan bisa-bisa stroke mendadak menghadapi ulah para parombus-ombus itu...Lho jadi gimana donk ???

Seorang teman memberi Tips yang baik utk mendapatkan ombus-ombus yang baik dan terjamin enak.Caranya dengan membeli di warung makan setempat saja yang biasanya juga menjual ombus-ombus. Tak usahlah membeli di pedagang dengan sepeda Ontel itu...

wah,,,mendadak saya tertegun melihat gerombolan penjjaja ombus-ombus itu...
Mataku melotot terbelalak mengingat para caleg-caleg di negeri ini berkampanye.....

Parombus-ombus dan para Caleg Tak jauh beda...
Akhhh..sudahlah..!!!Tak perlu lah pilih mereka.
Pilih aja DPD atau Presiden saja....!!Itupun kalo anda tak malas ke bilik suara.

Horas

Jumat, 06 Maret 2009

ADA APA DI BALIK PERISTIWA TEWASNYA DAVID DI SINGAPORE????

The Montessori Memorial Preschoolhttp://www.freewebs.com/gracia_edu
----- Original Message -----
From: Linda Djaffarsah
To: 'Elizabeth Darini Rulia'
Sent: Friday, March 06, 2009 3:37 PM
Subject: FW: Klemens: Kebenaran yang Tidak Diungkap Media dalam Kasus David Hartanto!


Kebenaran yang Tidak Diungkap Media dalam Kasus David Hartanto!
Share
Today at 12:25
Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu William Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha.

Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya.Kejanggalan-kejanggalan yang ada:

1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?

2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran luka.Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?

3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?

4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.

5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa).

6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di ICU?

7. Saat keluarga ingin bertemu dengan "saksi mata" yang melihat David melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun dijatuhkan orang?

8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?

9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?

10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau Chan Kap Luk?

11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?

12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang, dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum jelas.

Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, berikut klarifikasinya:

1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David.

2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan sangat aneh?
David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post edwin.

3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal.

4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!

Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media adalah:
1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran darah.
2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari, tanpa kejelasan dan foto apakah dia terluka atau tidak.
3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.
4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.Spekulasi dan kemungkinan-kemungkinan:Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap ke layar komputer?
Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya dalam 2 hari sejak kejadian.Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?Tidak tahu, namun jika ya, apa motifnya?
Saat ini santer beredar di Singapura kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP David hampir selesai.

Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya sendiri? Apakah ini motif sesungguhnya? Kita tidak tahu!

Apakah ada orang ketiga dalam kasus ini?Kita tidak juga tahu.Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja disana.RIP, ming.

Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook/friend ster anda.Salam.Klemens A.

Kamis, 05 Maret 2009

DEKADENSI MORALITAS DI SEMUA LINI NEGERI

Rupa-rupanya Krisis Ekonomi yang berlaku Global dan berkepanjangan telah merasuk dan mengobrak-abrik semua sendi-sendi kehidupan di negeri ibu Pertiwi ini kawan...!. Seiring dengan anjloknya Nilai kurs Rupiah di Pasar bursa efek, maka berlahan tapi pasti merosot pula moralitas dari putra-putri anak bangsa di negeri ini. Entah harus di urai dari mana ujung- pangkalnya, yang pasti seolah bergerak sejoli seluruh aspek kehidupan tersedot ke arah satu arah kiblat yaitu "Dekadensi Moralitas".

Untuk menambah jamak angka bilangan, Seorang Tokoh Senator Negeri ini tertangkap tangan menerima suap milyaran Rupiah yang terkait dengan program mega proyek di Belahan Indonesia timur. Bahkan banyak yang menduga-duga dengan aroma buruk sangka, Jika Dana suap telah di salah gunakan untuk kepentingan kampanye Calaeg bagi pelaku.
Perkara belum berakhir. Dari hasil interogasi pada pelaku, kasus ini masih akan menyeret beberapa orang lagi dari Lembaga terhormat di Gedung senayan yang beLabel DPR.

Sejenak saya berpikir, " Pantas saja jutaan orang tergiur jadi caleg di Gedung Senayan itu!"
Ternyata selain menjadi tempat rapat cuap-cuap komplit dengan mengantuk dan tertidur pulas dikursi empuk dan ber AC, Gedung itu bisa beralih fungsi menjadi Gudang Transaksi bagi -bagi Uang sesama rekan atau relasi.

Karena Rupiah, Senator bisa saja jadi Kucing Garong...

Kisah lain, Karena kemiskinan bisa saja Menerima uang untuk demontrasi anarkis menghancurkan fasilitas umum dan nekad membunuh pemimpin daerah sendiri.
Demi Melunasi uang sekolah ,Seorang siswi SMP nekad Jual diri. Ada juga seorang Karyawan yang nekad bunuh diri karena tak mampu bayar hutang dan masih banyak berita-berita lain yang tiap jam di suguhkan sebagai tontonan berita aktual di madia Massa. Lagi-lagi kembali timbul banyak tanya : ' Ribuan Karyawan/karyawati yang akan di PHK tahun ini bakal berbuat apa untuk mencari makan...???

Jelas tak banyak yang Peduli !!!!......
Dengan wajah mendongkak sang Dokter Aborsi menjawab ," Emang Gue Pikirin.....!!!!'

Rabu, 04 Maret 2009

LASKAR PELANGI - LASKAR TAPANULI

Selamat buat andrea hirata...
Sejarah hidup yang di tulis dalam tetralogi Laskar Pelangi di gubah dalam bentuk cinema sineas-sineas muda Indonesia ( mira lesmana n Riri Reza). Pada tanggal 25 september 08, untuk pertama kalinya ditayangkan di layar lebar, sungguh karya seni yang mengundang decak kagum dari banyak putera -puteri Negeri Ini.

Berlahan tapi pasti.
Melalui proses waktu dan rentetan peristiwa yang panjang kisah nyata anak-anak pulau belitung yang berawal dari lulusan Sd Muhammadiyah yang sudah reyot dan lapuk melintasi eropah akhirnya tiba di ujung perjuangan cita-cita mereka. Ya, Laskar pelangi itu menggapai impian di berbagai warna profesi di negeri ini. berakhir Indah bagai Pelangi.
Kisah nyata inipun menjadi inspirasi bagi banyak orang dari kalangan bocah-bocah sampai ke manusia lanjut usia, dari ujung desa-desa sampai ke pusat kota. Penghuni Negeri ini kehausan spirit untuk mampu lebih kuat menerjang krisis multi dimensi kehidupan. Dan Kisah Laskar pelangi, tak bisa di pungkiri mampu sedikit-banyak menjadi jawabannya.

Tapi Alangkah Ironisnya drama kehidupan di negeri Nusantara yang di semangati Bhinneka Tunggal Ika ini Kawan..

Tak harus menunggu lama. Tanggal 7 februari 2009, mendadak media masssa di negeri ini laris bagai kacang goreng. Tersebar berita kisah nyata tentang Laskar Tapanuli yang berdemonstrasi anarkis dan membawa korban jiwa seorang Ketua dewan terhormat Abdul Azis Angkat.

Wow, semua warga terperanjat kaget bukan kepalang...Anggota -anggota Laskar Tapanuli satu persatu di seret ke penjara, di proses sesuai hukum yang berlaku katanya, Walaupun anggota laskar tapanuli merasa sudah bertindak sesui dengan hukum dan prosedur yang berlaku juga di negeri ini..Kawan, Laskar Tapanuli berjuang untuk pemekaran wilayah yang di sebut menjadi Provinsi Tapanuli.

Tujuan cuma satu yakni mempercepat pemerataan pembangunan. Menurut para anggota Laskar Tapanuli, mereka sudah jenuh dan bosan berada dalam garis kemiskinan..Mereka berjuang mengwujudkan mimpi yang telah puluhan tahun menghiasi tidur mereka. Keinginan untuk Hidup Layak tanpa deskriminasi dari pola Pembangunan yang di anak tirikan.Kisah Laskar Tapanuli di sambut banyak komentar Satir.Bahkan Bnayak Pakar-Pakar Elit dan Tokoh Parpol Angkat Bicara..Tapi LAskar Tapanuli Tetap Manggut-manggut Dan Diam dalam seribu Bahasa yang tak mampu du ungkapkan lagi .

Kawan..Laskar -laskar Itu Hanya Butuh Di PERHATIKAN...Jangan SIA-SIA KAN putra-putri Bangsa ini....Rangkul dan Peluk lah mereka dalam kasih Persaudaraan sejati..Mereka juga adalah INDONESIA, sama seperti kita satu jua hidup sebagai satu bangsa INDONESIA.

Jumat, 05 Desember 2008

ANAK MUDA YANG AKUT


Selama tangan ini masih bisa memberi, hati ini masih bisa bercahaya, bibir ini masih mampu tersimpul senyum, dan jiwa ini masih melekat pada kulit dan tulang, maka ku tak takut pada AKUT..
by rudi juan carlos

Bingung, mungkin itu kata yang paling tepat saat ini yang mencitrakan kondisi ku sekarang…

Bukan bingung soal pekerjaan/pelayanan atau pendapatan perbulan yang tidak menetap. Tapi aku bingung setelah amanah di hati ini berakhir, terus aku harus melangkah kemana lagi? apalagi jika harus bermental idealis untuk berprofesi di bidangnya, mungkin 1001 batu loncatan dahulu baru bisa menapaki jalan yang diingini dengan nyaman. Aku telah jatuh cinta dengan aroma basah embun pagi yang menyeka kantuk ku di sejuknya udara segar di alam liar. Aku juga tak bisa berpaling dari suara riuh rendahnya aluna gita burung-burung di balik semak dan dedaunan. Lantas, kemana aku meski mencari mereka yang kini ku tak tahu rimbanya. Itu ku rasakan 20 tahun silam, dan kini cinta itu masih ku benamkan dalam-dalam di palung hati, bahwa suatu saat aku akan meminangnya menjadi bagian dari hidupku..

Aku bingung…

Sementara aku berkecukupan, anak-anak kecil disekitar ku berlarian sembari meminta belas ribuan uang yang mereka makan untuk hidup. Setiap kali, mata ini terlelap diantara tempat duduk yang sangat tidak nyaman, hanya menyisakan beberapa senti saja untuk bokong berehat ria, lagi-lagi suara serak yang entah telah berapa kali dikoar-koarkan untuk koin-koin sisa belanja senantiasa membuatnya terbelalak kembali.

Aku bingung…

Ketika Aku punya hak untuk hidup sehat, akan tetapi setiap kali menyusuri jalanan yang tak seberapa jauh, dada ini sesak seolah tersekat-sekat oleh dinding maya yang terbuat dari rantai karbon dan dwi oksigen. Hemoglobin memberontak mempertahankan keperawanannya dari cengkraman tangan polutan jahat. Aku pun terseok-seok karenanya. Anehnya, berjuta orang seakan bermesraan dengan kondisi ini, apa mereka sudah pada sakit ya…?

Aku bingung…

Tidak cuma tentang masa depan ku, tapi juga negeri Zamrud Khatulistiwa ini… memolesnya kembali berkilau tak bisa hanya tanganku sendiri, dan tak mungkin sekejap mata. Orang-orang superkaya tiap tahun semakin bertambah secara hukum relatif, begitu pula dengan para-para pewaris kemiskinan. Bedanya cuma pada penggunaan teori dan variabel waktu, yang bersifat absolut dan dalam hitungan hari. Perlahan-lahan, para lintah mulai semakin gemuk, mengisap nadir Ibunya sendiri. Dan sebagian lagi hanya mampu menjadi penonton dan pecundang melihat Ibunya diperkosa secara sadis.

Akut..

Sudah separah itukah? kondisi ku saat ini. Sungguh akupun tak mengetahuinya sejauh itu, pikirku jika aku kaya maka keluargaku tak lagi sulit untuk mengais dan mengukit nasib di atas batu, cukup ambil pena dan kertas kemudian “Cotcha…” ini jadi milik mu. Miris memang jika melihat kondisi ini, lantas apa yang bisa ku perbuat ketika akut ku semakin tak menentu?

Akut…tinggal menunggu mati;

Nada pesimistik yang berkorelasi nyata dengan kesadaran nurani yang menuju jalan kematiannya. Hanya Tuhan yang Maha Pemurah saja lah yang mampu memutar balikan kondisi ini. Seabad sudah, akut itu dipelihara dan dibesarkan secara turun temurun dari generasi ke generasi dengan membawa satu dokrin, bahwa hidup ini hanya sekali, maka jadi tenarlah supaya ego dan nafsu mu terlampiaskan. Jadi Populerlah dengan ilmu dan titelmu yang setinggi langit. Jadi jayalah dengan kariermu yang maha dasyat. Peduli amat dengan mahluk-mahluk lain, maka jadilah ia akut yang sekarang…

Akut…Ku tak takut

Selama tangan ini masih bisa memberi, hati ini masih bisa bercahaya, bibir ini masih mampu tersimpul senyum, dan jiwa ini masih melekat pada kulit dan tulang, maka ku tak takut pada akut. Aku adalah perubah bagi ku dan negeriku, hingga akut itu membunuhku dalam kesadisan retorika para pewaris negeri yang tak kunjung puas menumpuk kekayaan, meraih kejayaan, dan berpesta pora atas nama kesenangan.....

Akut…tunggu aku!!

Jumat, 14 November 2008

PUJANGGA ENERJIK SIMBOL KAWULA MUDA


luka dan duka kubawa berlari

berlari

hingga hilang pedih peri

dan aku akan lebih tidak perduli

aku mau hidup seribu tahun lagi

@ ...Dalam kondisi jiwa yang bergejolak, serasa sumringah menikmati perjumpaan dengan pujangga muda asal Kota Medan, maka ku bagikan ini untuk tiap jiwa-jiwa yang terbakar oleh patriotisme...

by Rudi Juan Carlos Sipahutar

Khairil Anwar (Medan, 26 Juli 1922 — Jakarta, 28 April 1949) atau dikenal sebagai “Si Binatang Jalang” (dalam karyanya berjudul Aku [1]) adalah penyair terkemuka Indonesia. Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh H.B. Jassin sebagai pelopor Angkatan ‘45 dan puisi modern Indonesia.

Masa Kecil
Dilahirkan di Medan, Chairil Anwar merupakan anak tunggal. Ayahnya bernama Toeloes, yang bekerja sebagai pamongpraja. Dari pihak ibunya, Saleha dia masih punya pertalian keluarga dengan Sutan Sjahrir, Perdana Menteri pertama Indonesia. [1]

Chairil masuk Hollands Inlandsche School (HIS), sekolah dasar untuk orang-orang pribumi waktu penjajah Belanda. [2] Dia kemudian meneruskan pendidikannya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs, sekolah menengah pertama belanda, tetapi dia keluar sebelum lulus. Dia mulai untuk menulis sebagai seorang remaja tetapi tak satupun puisi awalnya yang ditemukan.[3]

Pada usia sembilan belas tahun, setelah perceraian orang-tuanya, Chairil pindah dengan ibunya ke Jakarta di mana dia berkenalan dengan dunia sastera. Meskipun pendidikannya tak selesai, Chairil menguasai bahasa Inggris, bahasa Belanda dan bahasa Jerman, dan dia mengisi jam-jamnya dengan membaca pengarang internasional ternama, seperti: Rainer M. Rilke, W.H. Auden, Archibald MacLeish, H. Marsman, J. Slaurhoff dan Edgar du Perron. Penulis-penulis ini sangat mempengaruhi tulisannya dan secara tidak langsung mempengaruhi puisi tatanan kesusasteraan Indonesia.

Masa Dewasa
Nama Chairil mulai terkenal dalam dunia sastera setelah pemuatan tulisannya di “Majalah Nisan” pada tahun 1942, pada saat itu dia baru berusia dua puluh tahun. Hampir semua puisi-puisi yang dia tulis merujuk pada kematian.[4]. Chairil ketika menjadi penyiar radio Jepang di Jakarta jatuh cinta pada Sri Ayati tetapi hingga akhir hayatnya Chairil tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya.[5]

Semua tulisannya yang asli, modifikasi, atau yang diduga diciplak dikompilasi dalam tiga buku : Deru Campur Debu (1949); Kerikil Tajam Yang Terampas dan Yang Putus (1949); dan Tiga Menguak Takdir (1950, kumpulan puisi dengan Asrul Sani dan Rivai Apin).

Akhir Hidup
Vitalitas puitis Chairil tidak pernah diimbangi kondisi fisiknya, yang bertambah lemah akibat gaya hidupnya yang semrawut. Sebelum dia bisa menginjak usia dua puluh tujuh tahun, dia sudah kena sejumlah penyakit. Chairil Anwar meninggal dalam usia muda karena penyakit TBC[6] Dia dikuburkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta. Makamnya diziarahi oleh ribuan pengagumnya dari zaman ke zaman. Hari meninggalnya juga selalu diperingati sebagai Hari Chairil Anwar.


AKU

Bila sampai waktuku

kumau tak seorang kan merayu

tidak juga kau

tak perlu sedu sedan itu

aku ini binatang jalang

dari kumpulanya terbuang

biar peluru menembus kulitku

aku tetap meradang menerjang

luka dan duka kubawa berlari

berlari

hingga hilang pedih peri

dan aku akan lebih tidak perduli

aku mau hidup seribu tahun lagi


Sumber: Wikipedia

Referensi:
1. Artikel tentang Chairil Anwar, awalnya dimuat di Suara Merdeka
2. http://www.seasite.niu.edu/flin/literature/chairil-anwar_lat15.html
3. http://www.kirjasto.sci.fi/chairil.htm
4. http://www.seasite.niu.edu/flin/literature/chairil-anwar_lat15.html
5. http://alwishahab.wordpress.com/2007/08/03/bertemu-pujaan-chairil-anwar/
6. “Chairil Anwar Legenda Sastra yang Disalahpahami”, Sajak.Blogspot, diakses Juni 2007

Referensi lain:
* Biodata Sastrawan Indonesia 1900-1949
* Aku Ingin Hidup 1000 Tahun Lagi

Minggu, 09 November 2008

OBAMA SIMBOL PEMIMPIN KAUM MUDA


Pilihan Rakyat Amerika pada Obama adalah simbol pemimpin kaum muda yang memiliki ketulusan dan harapan akan negeri yang lebih baik dan beradab

Barack Husein Obama, kelahiran Honolulu, Hawaii 4 Agustus 1961 dari pasangan berbeda ras. Ayah kandung Obama adalah seorang Afrika berkebangsaan Kenya, sementara sang ibu, seorang perempuan kulit putih.

Obama sempat melewati masa kecil bersama sang ibu di Menteng Dalam,Jakarta. setelah pernikahan kedua sang ibu dengan pria kelahiran jawa timur yang kemudian berputri satu. Sempat pula mengenyam pendidikan di di SD 01 Menteng, Jln Besuki. Namun tak lama Barry (panggilan masa kecil obama) pindah dan tinggal bersama sang nenek yang berkulit putih di punahou, Hawaii. Hingga tamat di Columbia University dan Harvard University.

Berkulit hitam, keturunan Afro Amerika dari seorang ayah beragama Islam adalah latar belakang dan modal politik yang tidak menguntungkan bagi Obama. Tapi dengan VISI misi yang baik dan strategi yang jitu, Obama berhasil menyakinkan segenap warga Amerika di seluruh belahan bumi untuk memilihnya sebagai presiden ke 44 di USA.
Kemenangan Obama menjadi simbol pemimpin kaum muda yang berjuang dengan kemauan dan kerja keras, dengan sentuhan management kampanye yang profesional. Maka Obama yang mengawali karier politik sebagai aktivis sosial di chichago, setelah mengalami berbagai kehidupan kulit hitam yang bergumul dengan kemiskinan dan ketertinggalan, akhirnya tiba di penghujung anak tangga no 1 di Gedung Putih.

Itulah keunggulan Sistem demokrasi, memberi peluang bagi siapapun untuk maju dan berkembang sesuai kemampuan yang di mikinya tanpa ada diskriminasi.
Apa yang terjadi di amerika bukan tidak mungkin bisa juga terjadi di INDONESIA. Sistem demokrasi yang kita anut memungkinkan seseorng untuk memimpin bukan di lihat dari suku, agama dan besar kecilnya kelompok komunitas melainkan dari visi, gagasn,dan kemampuan untuk menggelola potensi yang dimiliki menjadi sesuatu yang menarik di mata publik sehingga mereka mau memilihnya menjadi pemimpin.

Para tokoh di Negeri ini, yang mengaku pejuang kaum muda, kalau merasa bagus,merasa punya kapasitas,punya kemampuan, tak perlu cemas meski tak punya cukup dana. Berilah masyarakat harapanyang baik dan positoif, sapalah mereka dengan Cinta dan ketulusan, niscaya mereka akan sukarela menyumbang dan memilih dengan Tulus. Tak perlu gundah oleh provokasi Minoritas.
Pilihan Rakyat Amerika pada Obama adalah simbol pemimpin kaum muda yang memiliki ketulusan dan harapan akan negeri yang lebih baikdan lebih beradab.
Ayoo, Kaum Muda....

Jumat, 24 Oktober 2008

ASAL MULA SIPAHUTAR


SOPIAK LANGIT RAJA SIPAHUTAR

(Berdasarkan riwayat dan silsilah Marga Sipahutar inilah, Penulis sendiri adalah merupakan keturunan dari Ompu Bela Sipahutar No.14.)

Dari cerita yang turun temurun, maka konon ceritanya RAJA SIPAHUTAR digelari juga 'SOPIAK LANGIT'. Gelar itu diberikan kerena kondisi indera penglihatannya tidak sempurna. Konon tanah kelahiran Si Raja Sipahutar berasal dari 1 kampung di pinggiran Danau Toba, sekitar kota Porsea. Adapun saudara dari Raja Sipahutar adalah abang beradik yang berasal dari 1 Ayah, yang bernama Datu Dalu. Abang beradik itu adalah :
1. Pasaribu (Habeahan, Bondar, Gorat)
2. Batubara
3. Sipahutar
4. Matondang
5. Tarihoran
6. Harahap
7. Gurning
8. Saruksuk
9. Parapat
10. Tanjung

Sedari kecil sampai besar Sopiak Langit sudah belajar perdukunan. Dia sangat dikenal sekaligus ditakuti oleh orang banyak karena kesaktiannya. Bahkan pengaruh kekuatannya itu yang kemudian memperkenalkan dirinya dengan seorang pariban yang bernama 'GIRING PANAITAN BORU HASIBUAN', putri dari Tulangnya, HASIBUAN DATURARA dari kampung Janjimatogu Porsea. Yang dikemudian hari dipinang menjadi istrinya.

3 anak keturunan Sopiak Langit Raja Sipahutar dari Boru Hasibuan adalah :
1. Hutabalian (Sulung)
2. Namora Sohataon (Tengah)
3. Daulai (Bungsu)

Namun yang tetap membawa marga Sipahutar sampai hari ini hanya dari anak no.2 yaitu Namora Sohataon.

Sementara anak bungsunya, Daulai membawa marga Daulai.

Sedangkan yang anak sulungnya, Hutabalian tidak memiliki keturunan karena dihukum oleh Bapaknya. Ia ditiup oleh Bapaknya sampai ke bukit Simanuk Manuk. Ini semua dikarenakan sikap Hutabalian yang tidak terpuji.

Dikemudian hari, Sopiak Langit sering merenung dan menyesali perbuatannya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan Ia pergi jauh dari kampungnya untuk melupakan kejadian menyedihkan tersebut. Ketika Ia pergi dari kampungnya, Ia meninggalkan istrinya, Boru Hasibuan, namun kedua anaknya yang lain turut dibawanya. Mereka bertiga berpetualang selama berhari-hari menelusuri jalan dan daerah yang tak bertuan dan tak bernama. Setelah menempuh perjalanan yang panjang, mereka berhenti di suatu tempat dan mendirikan Para-para (menara kayu) sebagai tempat untuk mereka tinggal. Disanalah Ia berladang sambil membesarkan kedua anaknya. Kampung inilah yang kemudian bernama DESA SIPAHUTAR (sekarang Kecamatan Sipahutar), karena Raja Sipahutar yang bergelar Sopiak Langitlah yang merintisnya.

Setelah kedua anaknya dewasa, Si Bungsu, Daulai merantau ke daerah Tapanuli Selatan (Sipirok, Angkola, sampai ke Mandailing). Dari daerah inilah kemudian berkembang luas Marga Daulai dan berdiaspora sampai hari ini. Sedangkang si anak kedua, Namora Suhataon, Ia menetap di kampung itu. Sampai akhirnya Ia menikah dan memiliki 2 orang anak, yaitu :
1. Namora Tongguon (Sulung)
2. Paung Bosar (Bungsu)

Dalam perjalanan hidup Sopiak Langit selama di kampung Sipahutar, mamiliki banyak cerita dan dongeng. Ada yang menggambarkan jika Ia memiliki kekuatan yang tak tertandingi, Ia memiliki ilmu kebal. Ada juga yang mengatakan bahwa Ia adalah Dukun Sakti Mandraguna, yang dapat mengobati beragam penyakit. Dan masih baynak juga pekerjaan2 positif lainnya. Tetapi dibalik kehebatannya itu, ada juga pekerjaan2 atau sikap2nya yang kurang terpuji. Seperti mengambil istri orang lain untuk menjadi istrinya melalui kekuatan yang dimilikinya.

Sopiak Langit meninggal secara alamiah di desa Sipahutar. Di kemudian hari di tahun 1971 oleh keturunan Sipahutar dibuatlah makam resmi beserta tulang belulang istrinya, Boru Hasibuan yang diambil dari desa Janji Matobu, Porsea.

Adapun cerita dari kedua cucu Sopiak Langit yang bernama Namora Tongguon dan Paung Bosar beserta keturunannya pada akhirnya meninggalkan desa tersebut untuk mencari tempat hidup yang lebih baik. Mereka meninggalkan tanah dan harta warisan yang dititipkan ke Marga Silitonga. Hal inilah yang di kemudian hari sampai dengan hari ini tidak ada lagi keturunan Sipahutar di desa tersebut, melainkan diganti dengan keturunan Silitonga.

Keturunan dari Namora Tongguon ada 5 orang :
1. Ompu Mandalo (bertempat di Lubu Singkam, Sipoholon, Tarutung, Garoga)
2. Ompu Sahata (bertempat di Lubu Singkam, Pagar Batu, Parsingkaman/Banuaji)
3. Ompu Rido (bertempat di Parsoburan, Garoga, Labuhan Batu)
4. Ompu Partuhoran (bertempat di Tarutung, Siborong-borong, Sibolga)
5. Ompu Raja Silaing (bertempat di Pagar Batu, Adian Koting, Pinangsori, Pahae)

Keturunan dari Paung Bosar ada 4 orang, yaitu :
1. Ompu Bela
2. Ompu Porhas Sohaunangan
3. Ompu Jokkas Ulubalang
4. Ompu Namora Sojuangon

4 keturunan dari Paung Bosar bermukim di daerah :
Tarutung, Parsingkaman, Silangkitang, Sipan/Sihaporas (Sibolga), Pinangsori, Batangtoru, dan daerah2 lain. Demikianlah keturunan2 Raja Sipahutar tersebar ke seluruh negeri yang kemudian sampai ke kota2 besar hingga DKI Jakarta.

Dari ke-9 keturunan inilah yang pada akhirnya mewarnai perkembangan kuantitas/jumlah marga Sipahutar di muka bumi ini.

Berdasarkan riwayat dan silsilah Marga Sipahutar inilah, Penulis sendiri adalah merupakan keturunan dari Ompu Bela No.14.

Rudi Juan Carlos Sipahutar No.14

Senin, 29 September 2008

LASKAR PELANGI VS LASKAR TAPANULI

Selamat buat andrea hirata...
Sejarah hidup yang di tulis dalam tetralogi Laskar Pelangi di gubah dalam bentuk cinema sineas-sineas muda Indonesia ( mira lesmana n Riri Reza). Pada tanggal 25 september 08, untuk pertama kalinya ditayangkan di layar lebar, sungguh karya seni yang mengundang decak kagum dari banyak putera -puteri Negeri Ini.

Berlahan tapi pasti. Melalui proses waktu dan rentetan peristiwa yang panjang kisah nyata anak-anak pulau belitung yang berawal dari lulusan Sd Muhammadiyah yang sudah reyot dan lapuk melintasi eropah akhirnya tiba di ujung perjuangan cita-cita mereka. Ya, Laskar pelangi itu menggapai impian di berbagai warna profesi di negeri ini. berakhir Indah bagai Pelangi. Kisah nyata inipun menjadi inspirasi bagi banyak orang dari kalangan bocah-bocah sampai ke manusia lanjut usia, dari ujung desa-desa sampai ke pusat kota. Penghuni Negeri ini kehausan spirit untuk mampu lebih kuat menerjang krisis multi dimensi kehidupan. Dan Kisah Laskar pelangi, tak bisa di pungkiri mampu sedikit-banyak menjadi jawabannya.

Tapi Alangkah Ironisnya drama kehidupan di negeri Nusantara yang di semangati Bhinneka Tunggal Ika ini Kawan..

Tak harus menunggu lama. Tanggal 7 februari 2009, mendadak media masssa di negeri ini laris bagai kacang goreng. Tersebar berita kisah nyata tentang Laskar Tapanuli yang berdemonstrasi anarkis dan membawa korban jiwa seorang Ketua dewan terhormat Abdul Azis Angkat. Wow, semua warga terperanjat kaget bukan kepalang...Anggota -anggota Laskar di serat ke penjara, di proses sesuai hukum yang berlaku katanya, Walaupun anggota laskar tapanuli merasa sudah bertindak sesui dengan hukum dan prosedur yang berlaku juga di negeri ini..

Kawan, Laskar Tapanuli berjuang untuk pemekaran wilayah yang di sebut menjadi Provinsi Tapanuli. Tujuan cuma satu yakni mempercepat pemerataan pembangunan. Menurut para anggota Laskar Tapanuli, mereka sudah jenuh dan bosan berada dalam garis kemiskinan..Mereka berjuang mengwujudkan mimpi yang telah puluhan tahun menghiasi tidur mereka. Keinginan untuk Hidup Layak tanpa deskriminasi dari pola Pembangunan yang di anak tirikan.
Kisah Laskar Tapanuli di sambut banyak komentar Satir.Bahkan Bnayak Pakar-Pakar Elit dan Tokoh Parpol Angkat Bicara..Tapi LAskar Tapanuli Tetap Manggut-manggut Dan Diam dalam seribu Bahasa..

Kawan..Laskar -laskar Itu Hanya Butuh Di PERHATIKAN...
Jangan SIA-SIA KAN putra-putri Bangsa ini....
Rangkul dan Peluk lah mereka dalam kasih Persaudaraan sejati..
Mereka juga INDONESIA.

Jumat, 19 September 2008

SAYA MASIH PUNYA TAKUT..


Satu-satunya ketakutan saya adalah saya takut untuk tidak merasa takut.

Para ahli Biologi meneliti rasa takut, para ahli ilmu jiwa menyatakan bahwa takut sendiri merupakan hal yang wajar dan sehat untuk dialami. Namun, mereka juga memperjelas hal itu dengan menyatakan bahwa ada dua macam ketakutan.

Pertama adalah ketakutan atas ancaman yang wajar dan realistis. Misalnya , cukup wajar anda takut menyeberang jalan raya di tengah ramainya kendaraan dan saat malam gelap apalagi dengan mata tertutup. Atau juga cukup wajar takut, apabila ada segerombolan preman membawa batu dan kayu dan berlari kearah kendaraan kita.

Kedua adalah Orang takut terhadap hal yang dianggap ancaman. Padahal, hal itu sangat mungkin terjadi . Jadi tidak wajar kalo kita takut bila kita merasa "kalau- kalau", Osama bin Laden akan menculik anak -anak kristen dari TK kristen. Tak wajar takut miskin bila kita masih bisa bekerja keras dan memiliki skill yang cukup. Lebih tidak wajar lagi , bila orang merasa takut dan menolak jadi Pemimpin hanya karena bukan orang kaya.

Ada orang yang takut tak punya Istri,,tetapi ada juga orang yang takut kehilangan istri. Ada orang yang takut tak memiliki anak, tetapi ada juga orang takut kehilangan anak. Ada juga yang takut kematian, takut, peperangan, takut perbudakan, dan takut bencana alam di tempat tempat tertentu.

Sungguh sebenarnya ada satu Refleksi rohani terhadap adanya ketekutan sebagai bagian dari kodrat manusia, menunjukkan bahwa seorang manusia dapat memilih untuk memberikan 2 pola respon yang berbeda terhadap realita dinamika hidup. Respon pertama adalah respon yang tertumpu pada rasa takut, tapi ada juga respon yang tertumpu pada percaya dan hormat serta mengenali kuasa dan keangungan Tuhan..Jadi, Takutlah akan TUHAN!!

PEMIMPIN YANG BELAJAR DARI KRISIS DAN TITIK NADIR


Dari kisah hidup para pemimpin besar, tak sedikit dari mereka yang justru tampil kepermukaan akibat dari peristiwa krisis yang dialaminya dan membenamkannya ketitik nadir.Theodore Roosevelt, seorang presiden Amerika yang legendaris, menghabiskan masa kecilnya sebagai penderita asma akut sehingga harus mennggalkan bangku sekolah. Namun ibu yang mengasihinya tetap mendidiknya sendiri dengan sangat tekun.

Pada tanggal 14 februari 1884, ibu dan istrinya meninggal dalam jangka waktu yang berdekatan.
Kesedihan itu melontarkannya ke dalam krisis yang kelam, namun ia terus berjuang melanjutkan perjalanan hidupnya sampai akhirnya menjadi seorang presiden.

Krisis memang dapat menghancurkan seorang calon pemimpin , tetapi sebaliknya dapat pula membuatnya menjadi tumbuh lebih kuat. Hidup dengan segala kekejaman dan kesedihan tidak dapat mengalahkan semangatnya, kendati harus memulai dengan merayap, merangkak, tapi akhirnya harus tampil berdiri kokoh.

Mengapa ya Krisis mampu mengantar dia pada kepemimpinan..?
Pasti, karena ia memiliki Impian yang tak terkalahkan, karena dia memiliki semangat yang terus mau belajar dari hal apapun juga, karena dia memiliki daya tahan dan daya juang sampai tetes darah penghabisan..Dan Yang terutama karena Dia yakin TUHAN yang dia puja dan dia sanjung ada pasti campur tangan pada setiap pergumulan HidupNya.

Pemimpin yang tumbuh dari Krisis dan titik nadir adalah pemimpin yang sangat menghargai Hidup dan Kebaikan kuasa Tuhan. Mereka mersa berhutang untuk memberikan sumbangsih pada KerajaanNya. Apakah Anda termasuk orang berhutang ??...

MANAJEMEN ALAT KELAMIN )..

by ; Rudi Juan Carlos Sipahutar

Saya tidak bohong, selagi saya menulis judul di atas teman di sebelah saya sempat baca lalu tertawa cekikikan sambil menutup mulut dengan kedua tangan dia bergegas minggat dari samping meja saya. pada hal menurut saya tak ada yang lucu tentang tulisan ini. Ini bukan bicara hubungan seksual. Kita sedang bicara Etika Alat kelamin, tepatnya bagaimana seharusnya mengelola alat kelamin sehingga tidak menimbulkan kerugian atau kebencian dari /bagi orang lain.

Bagi rekan- rekan yang sering naik bus umum melalui keterminal pastinya sering menyaksikan ini atau bisa jadi pura-pura tidak melirik tapi paling tidak bisa mengerti situasi dan kondisinya. Yang saya maksud adalah pemandangan yang kurang elok ketika ada beberapa supir angkutan umum harus pipis (buang air kecil) seenaknya di terminal, pada hal di tiap terminal jelas tersedia toilet umum.

Entah siapa sang supir yang nekad mengawali ini untuk pertama kalinya, tapi yang pasti kejadian ini terjadi turun temurun dan berulang ulang dengan sengaja dan sudah menjadi kebiasaan buruk dari tahun- ke tahun. Maka Akibat buruk yang timbul adalah bau pesing yang sangat menusuk hidung dan mengganggu pernapasan di sekitar terminal Bis dan bahkan meninggalkan bekas air kencing yang mengering di Pangkalan parkiran Bis.

Inilah akibat ulah para supir yang tidak bisa mengelola alat kelaminnya dengan baik (maaf, pasti ini ulah kaum pria). Bahkan saya sendiri (seorang pria) tetap saja merasa risih jika supir pipis sembarangan sementara banyak penumpang dalam Bis yang melihat (sengaja atau tidak sengaja) alat kelamin si Sang Supir..Walah..walah! pak supir cuek bebek saja..

Maka khusus bagi kaum Pria Dewasa, kendalikanlah alat kelamin mu dengan baik dan Benar, jangan jadi tontonan gratis donk. Bagi kaum ibu yang meiliki anak -anak lelaki, Ajarlah sejak dini kepada anak-anak agar mereka memahami mengelola alat kelamin nya dengan baik, ajar jangan pipis di pojok rumah atau di pekarangan, bahkan di balik pohon-pohon taman di pinggir jalan. Bagaimanapun dampaknya akan sedikit banyak berpengaruh pada Lingkungan kita. Apa Bisa Begitu ???

Kamis, 18 September 2008

SERVANT LEADERS


Pada masa ini banyak terdapat konsep kepemimpinan. Ada teori kepemimpinan karismatik, ada pula konsep kepemimpinan transformational dan serta kepemimpinan yang melayani, suatu konsep yang tumbuh di jaman modern.

Adat ketimuran sering beranggapan bahwa pemimpin harus menjadi orang yang dihormati dan dilayani oleh para pengikutnya, mirip seorang raja yang adi kuasa. Tanpa hak-hak itu, seorang pemimpin dirasa tidak akan dapat melaksanakan tugas dengan baik. Maka paham seperti ini menunjukkan semakin otoriter dan berwibawa, atau semakin misterius seorang pemimpin semakin orang merasakan kepemimpinannya.

Konsep pemimpin yang melayani tampil berbeda. Bila pemimpin adalah orang yang menggerakkan dan mentransformasi, maka pemimpin yang melayani adalah orang yang menggerakkan dan mentransformasi orang lain secara khas. Seorang pemimpin yang melayani hanya dapat melakukan hal itu bila ia menghayati makna perannya sebagai orang yang melayani.

Pemimpin yang melayani tidak melakukan hal tersebut karena menebus dosa atau kesalahannya di masa lalu. Ia juga tidak melakukan itu agar orang lain iba dan berbelas kasihan padanya. Ia melayani karena Ia ingin membuka kesempatan agar orang-orang di sekitarnya memiliki kebebasan lebih luas untuk mengembangkan dan mengalami proses dalam dirinya. Dengan kata lain pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang memiliki hati untuk melahirkan pemimpin baru. Ia meletakkan kebutuhan dan minat oranglain di atas minat dan kebutuhannya sendiri. Seringkali ia melakukan hal ini karena ia merasa dilayani seseorang, mengalami pemulihan karena ditolong seseorang, atau bisa juga mampu mengembangkan visi tajam hasil dari dialog dengan seorang pemimpin. Andapun dapat menjadi pemimpin yang melayani karena menghayati rasa berhutang atas kasih Tuhan bagi hidup anda.

Pemimpin yang melayani sangat peduli pada pertumbuhan dan dinamika kehidupan pengikut, diri, serta komunitasnya. Karena itu ia mendahulukan hal-hal untuk mengembangkan orang lain daripada pencapaian ambisi pribadi atau pola dan kesukaannya saja. Impiannya hanya satu, yaitu agar orang yang ia layani menjadi pemimpin yang melayani juga. MAU ???

SISTEM, SISTEM DAN SISTEM..!!!


Sebuah mobil adalah sebuah sistem. Sebuah lapangan terbang adalah sebuah sistem, demikian juga sebuah gereja, bank, rumah sakit, atau desa. Suatu sistem adalah gabungan dari berbagai kompenen, baik manusia, benda, serta metode bermain. Ibarat sebuah permainan sepak bola, di sana memiliki berbagai komponen, di situ ada pemain, penonton, wasit, penjaga garis, bola, gawang, lapangan, kursi, bendera, peluit, seragam dan sebagainya.

Komponen-komponen tadi bergerak bersamaan. Suatu sistem juga dipahami sebagai kaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya. Lebih daripada itu, setiap kaitan akan menghasilkan suatu dinamika yang berbeda-beda. Seseorang yang mempelajari sistem dinamika akan belajar mengenali struktur, pola, dan pengaruh-pengaruh dari kaitan dalam suatu sistem.

Suatu sistem dapat terdiri dari suatu komponen tunggal atau terdiri dari berbagai sub sistem atau kumpulan komponen. Komponen-komponen di dalam sistem membentuk suatu batas yang membedakan sistem tadi dengan lingkungannya, sama seperti kulit membedakan seseorang dari yang lain. Suatu sistem memiliki identitas, stabilitas dalam menghadapi perubahan, dan tujuan spesifik.

Akhirnya suatu sistem adalah sesuatu yang terus berubah karena adanya faktor waktu yang menimbulkan berbagai dinamika di dalamnya. Contoh: sebuah sekolah sebagai sistem, mengalami berbagai perubahan dalam suatu dekade. Guru tidak lagi berperan sebagai orangtua murid, namun menjadi profesional yang meluangkan waktunya bagi siswa/i-nya karena mencintai mereka. Orangtua lebih berperan menjadi konsumen yang berani membayar para profesional dan lingkungan asri bagi putra/i-nya. Sekolahpun tidak lagi menjadi nilai keluhuran bersama ilmu yang akan diwariskan dari generasi ke generasi. Maka sekolah yang kristianipun makin mirip dengan sebuah lembaga bisnis yang memenuhi kebutuhan konsumen demi terjadinya transaksi dan pertukaran yang saling menguntungkan. Dengan demikian guru tidak lagi menjadi abdi nilai luhur yang dihormati karena pengabdiannya, namun berubah menjadi para profesional yang digaji, yang dapat menuntut haknya dan dapat mengadakan tawar menawar. Sistem pendidikan berubah menjadi suatu hubungan yang tidak berbeda dengan suatu perusahaan.

Dapat dicatat bahwa di dalam dunia terdapat beberapa sistem yang menarik untuk diteliti. Salah satunya adalah sistem pengiriman pos sedunia. Walaupun terjadi perang dasyat atau bencana alam sekalipiun, sistem ini tetap teguh dan melaksanakan kuncinya. Sistem ini menerobos batas etnis, kelas sosial, dan perbedaan sistem politik. Dalam keadaan perang sekalipun, prajurit yang berada di garis terdepan masih menerima surat-surat dari keluarganya. Sistem memang dapat diciptakan dan ditemukan di mana-mana. Sebuah mobil adalah sebuah sistem dengan ratusan ribu komponen. Demikian juga dengan sekumpulan pedagang di pasar, sebuah organisasi pelayanan, sebuah negara dan juga gereja.

Rabu, 17 September 2008

ORANG MUDA YANG BERANI BERTAHAN


LUAR BIASA ! "Ternyata masih ada orang muda yang berani bertahan seperti Ronald, ditengah banyak pelajar yang menhalalkan segala cara untuk satu tujuan LULUS !!"

By : Rudi Juan Carlos Sipahutar


Sejak tahun November tahun 2004 saya diberi kesempatan berkenalan dengan sekelompok siswa-siswa STM di daerah Rawamangun. Wajar dalam hitungan minggu langsung bisa langsung akrab, karena baru kali ini mereka kedatangan seorang pengajar dengan status guru BP (budi pekerti) tapi mereka panggil dengan sapaan "KAKAK".
Kendati sekolah ini adalah di bawah naungan Yayasan Kristen, tetapi penerimaan siswa sifatnya terbuka untuk umum, jadi tak heran dari Jumlah Total siswa sekitar 90 % adalah non Kristen. Maklumlah sekolah ini memang kurang elit, hanya di minati oleh warga sekitar yang status ekonominya dibawah rata-rata.

Di sekolah ini lah saya menemukan satu makna keberanian hidup dari seorang anak yang bernama Ronald Josua. Anaknya tergolong biasa-biasa saja jika di bandingkan dengan rekan- rekan sekelasnya, nyaris tak ada yang istimewa. Di dalam kelas juga suka becanda, ribut sana sini , teriak-teriak, dan saling melontarkan celotehan -celotehan canda kepada sesama teman sekelasnya, dan itu wajar dan sangat lumrah bagi mereka.

Yang unik, Ronald selalu ikut hadir bersama teman-temannya untuk ibadah singkat setiap jumat usai pulang sekolah. Ya, sudah aturan sekolah nya begitu. Ketika siswa yang umat muslim sholat jumat, maka Siswa dari kalangan umat Kristiani juga mengadakan ibadah singkat sendiri dengan memakai ruangan kelas yang sudah kosong. Ibadah/ kebaktian itu rutin di lakukan tetapi rutin juga hanya sedikit yang mau hadir, tetapi Ronald tergolong anak yang paling rajin. Bertahun-tahun begitu-begitu saja...

Singkat cerita, Ketika Pengumuman hasil ujian Akhir Nasional ( waktu itu standard nilai 4,25). Saya tak lagi mengajar di sekolah itu. Tanpa sengaja ketemu teman sekelasnya dan memberi informasi kalo Ronald Josua TIDAK LULUS.
Wah, saya diam-diam kaget juga ! Langsung saya cek daftar phone book di handphone saya dan segera menelepon kerumahnya. Orang tuanya bilang Ronal tak ada di rumah. saya titip pesan saja kalo saya pengen ketemu dan urusannya penting.

Menunggu 1 bulan, Akhirnya ketemu Ronald Josua dengan tak sengaja di sekitar Kompleks Rumah tempat saya tinggal, rupanya Ronald baru pulang dari gereja latihan Paduan suara. Tak jauh dari tempat tinggal saya memang ada sebuah Gereja HKBP Pulo Asem, di situlah Ronald berjemaat. Letek gereja inipun tergolong unik, karena tepat didepan Gereja berdiri megah sebuag Mesjid. Jaraknya terpisah oleh jalan aspal selebar 6 meter, unik Bukan ??, Bisa jadi kedua rumah ibadah itu menjadi gamparan sikap penghuni komplek yang Pluralis,,
Akhh, sudahlah!!

Ronald Josua cerita Lugas, Dia tidak lulus karena tidak mau nyontek seperti teman-temannya. Dia bilang dia takut nyontek, Karena takut Berdosa sama Tuhan. Ada ucapan Ronald yang sampai sekarang pun masih terus bergiang di telinga saya: " Kak Rudi, Buat apa saya kebaktian dan memuji TUHAN setiap jumat bareng kak Rudi dan kakak-kakak YES ( YES : Youth Empowerment Station, tempat saya bekerja) , kalo saya ujian saja harus nyontek!!". Saya membisu. Tapi jiwa saya berkecamuk. Baru saja, dalam hati saya mau bilang ke Ronald, " Kenapa saat itu tidak nyontek saja, yg penting kan LULUS"!
LUAR BIASA ! "Ternyata masih ada orang muda yang berani bertahan seperti Ronald, ditengah banyak pelajar yang menhalalkan segala cara untuk satu tujuan LULUS !!"
"Ternyata masih ada satu anak Tuhan yang terus berjuang taat demi Tuhan yang dia puja dan dia Percaya sebagai junjungan Hidupnya, kendati harus menerima konsekuensi yang sulit dan membawa diri ketitik nadir"!!..Praise The LORD!!
( di kemudian hari saya dapat info dari banyak teman sekelas Ronald Josua, kalao selama ujian UAN diadakan mereka semua mendapat bocoran jawaban dari pihak sekolah melalui SMS dengan Hp yang di pinjamkan, kecuali Ronald tak pernah mau untuk ikut tanpa ada alasan yang pasti).

Saya tersentak kaget dengan ucapan anak muda ini, padahal dia kan mantan muridku. Saya gusar, mau harus bangga atau prihatin dengan sikapnya. Pada akhirnya saya harus memilih keduanya. Ya, saya bangga dengan sikap nya tetapi prihatin dengan "nasib" nya, karena itu saya putuskan harus membantu dia semampu yang saya bisa, Saya coba tawarin ujian paket C. Tapi tawaran saya sudah terlambat alias basi. Ronald sudah sejak seminggu yang lalu ikut mendaftar Ujian paket C dan membayarnya lunas dengan uang dari hasil jerih payahnya sendiri yang bekerja sebagai pengatur bola billyard ( saya lupa apa istilahnya). Ehmm, saya hanya pahlawan yang kesiangan saja ! Kami akhirnya berpisah dengn terlebih dulu menikmati nasi goreng di pinggir jalan (hanya itu yang bisa saya lakukan).

Setahun berikutnya, Sekitar jam 7 malam bertemu lagi dengan Ronald dengan gayanya yang tampak lebih necis dan gagah. Rupanya selama kami tak bersua, Ronald berhasil lulus ujian Paket C, kemudian ikut lagi Ujian Akhir Nasional dan berhsil Lulus dengan nilai terbaik dari sekolahnya, sekarang dia malah sudah di terima bekerja di sebuah bengkel resmi di Jakarta Timur. Saya jadi sedikit sungkan, ketika dia meminta saya harus mau ditraktir makan di warung Padang dekat tempat tinggal saya. Di antara bias-bias cahaya lampu kendaraan yang lalu lalang, samar saya melihat tukng nasi goreng tempat kami mengobrol setahun yang lalu. Dalam hati saya berbisik, " Ya Tuhan, nasi Goreng Yang saya traktir dulu, kini berubah menjadi nasi Padang". ( R.J.C. Sipahutar )

(Terpujilah Tuhan karena karya tanganNya yang Ajaib bahkan dari peristiwa hidup yang sederhana tapi penuh makna. Amin)

OH..DANAU TOBA !!


  1. Rudi Juan Carlos Sipahutar Says:

    Pujilah Tuhan hai Jiwaku,
    Dengan melihat karya Tangan NYa yang AjAIB
    Pujilah Tuhan hai Jiwaku,
    Dengan berjuang berkarya menghasilkan yang terbaik demi DIA
    Pujilah Tuhan hai Jiwaku,
    Dengan tidak merusak Lingkungan tapi Melestarikannya
    Pujilah Tuhan hai jiwaku,
    Dengan menanam Pohon di sekitarmu, bukan malah menebanginya.
    Pujilah Tuhan hai jiwaku,
    Dengan tidak mencemari Tanah dan air di Negeri ini.
    Pujilah Tuhan hai jiwaku,
    Dengan, mata,tangan,kaki,dan seluruh tubuhmu tanpa merusak.


Arsitektur Batak : Warisan Kejujuran


September 16th, 2008

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Selain gereja-gereja HKBP di seantero nusantara, entah kenapa saya juga terobsesi mengabadikan kampung-kampung dan rumah tradisional Batak, khususnya yang belum dijadikan objek wisata dan karena itu tampil adanya. :-) Kemarin saat ke Samosir saya berkesempatan memotret kampung-kampung dan rumah-rumah Batak itu. Kejujuran adalah keindahan, kata teman saya arsitek Erwinthon Napitupulu. Dan saya sungguh menemukan kejujuran dalam bangunan-bangunan yang sebagian besar sudah melapuk, kusam dan tua ini. Namun kejujuran itu yang kini jarang saya saksikan di pesta-pesta batak di kota.

  1. Rudi Juan Carlos Sipahutar Says:

    Opini saya untuk “Arsitektur Batak : Warisan kejujuran”

    Kekayaan seni adalah nilai Universal, tapi Kwalitas Estetikanya tak mutlak harus di akui oleh semua orang, Kita pun tak Etis dan tak perlu menuntut utk pengakuan itu..

    Akhh Tahe Bang DTA,
    Entah kenapa Mata hati saya tak bisa bohong.. ( Kendati saya tinggal di daerah kota wisata Cibubur yang kata orang rumahnya mentereng. Pernah juga berkunjung ke Kraton Jogya,keraton Solo, Borobudur, Istana Bogor dan beberapa rumah- rumah Kesultanan di Kalimantan )

    Saya tetap harus Bilang kalo ” Rumah Tradisional Batak” diatas tetap Memukau dan punya “Nilai khusus” di dalam sanubariku. Kata hati ku tak bisa ku pungkiri Bang, Saya harus “jujur” mengungkapkanya kendatipun saya akan di anggap kolot, kampungan dan ketinggalan zaman di Era Globalisasi..Dampola boha i, toh tiap orang beda” selera” bukan ?..

    Rumah Budaya memang hanya ekspresi “Akal Budi” dan “Daya”, tapi itulah maha karya leluhurku. Maka arsitektur Rumah tradisional itu sama harganya dengan kekayaan Bahasa Batak.Tak mudah memang untuk membuatnya “LESTARI” di tengah gempuran arus Zaman yang Maha Dasyat. Tapi ‘kelangkaan’ nya akan mendukung kwalitasnya bukan?

    Bang DTA,
    Hatiku juga harus jujur untuk berucap: Terimakasih sudah mau (mudah-mudahan dengan ikhlas) berbagi kekayaan itu kendati hanya melalui gambar, sekali lagi “Mauliate Godang”.


Senin, 15 September 2008

IBU DAN ANAK



Ibu yang tampak Tegar,Kuat, tangguh,perkasa, bisa jadi terbangun akibat kondisi keprihatinan hidup. Kaum yang lemah bisa bertumbuh jadi tegar di akibat termotivasi oleh keadaan pada saat -saat paling kritis dalam hidup.

Puja dan puji..Iba dan belas Kasihan..
Sanjungan bahkan celotehan kosong..

Percayalah atau tidak,
Sangat mungkin tak diperlukan oleh Ibu dan anak itu!
Yang mereka butuhkan justru kepedulian kita dan bentuk perhatian yang berwujud konkrit.

Percaya atau tidak,
Ibu dan anak itu tak memerlukan ancungan semua jempol yang kita punya,
Yang mereka butuh uluran tangan dan sedikit sentuhan kasih yang kita punya.. atau bisa jadi hanya seuntai doa yang tulus buat mereka sudah lebih dari cukup.

Kenapa ya, TUHAN menyuruh kita untuk saling berbagi dan saling bertolong-tolongan ?
Saya dengan berbisik berkata dalam hati:
Mungkin agar Banyak umat tidak terjebak oleh pilihan miskin, sementara sebagian yang orang berpilihan kaya raya.
Mungkin juga biar tak ada lagi yang terpenjara oleh kata TAKDIR dan NASIB.

Kenapa YA, TUHAN menciptakan hanya satu Matahari saja sebagai sumber hidup di atas bumi ini ?
SANGAT PASTI, bukan supaya TINGKAH dan KECONGKAKAN kita terlihat.