Jumat, 19 September 2008

PEMIMPIN YANG BELAJAR DARI KRISIS DAN TITIK NADIR


Dari kisah hidup para pemimpin besar, tak sedikit dari mereka yang justru tampil kepermukaan akibat dari peristiwa krisis yang dialaminya dan membenamkannya ketitik nadir.Theodore Roosevelt, seorang presiden Amerika yang legendaris, menghabiskan masa kecilnya sebagai penderita asma akut sehingga harus mennggalkan bangku sekolah. Namun ibu yang mengasihinya tetap mendidiknya sendiri dengan sangat tekun.

Pada tanggal 14 februari 1884, ibu dan istrinya meninggal dalam jangka waktu yang berdekatan.
Kesedihan itu melontarkannya ke dalam krisis yang kelam, namun ia terus berjuang melanjutkan perjalanan hidupnya sampai akhirnya menjadi seorang presiden.

Krisis memang dapat menghancurkan seorang calon pemimpin , tetapi sebaliknya dapat pula membuatnya menjadi tumbuh lebih kuat. Hidup dengan segala kekejaman dan kesedihan tidak dapat mengalahkan semangatnya, kendati harus memulai dengan merayap, merangkak, tapi akhirnya harus tampil berdiri kokoh.

Mengapa ya Krisis mampu mengantar dia pada kepemimpinan..?
Pasti, karena ia memiliki Impian yang tak terkalahkan, karena dia memiliki semangat yang terus mau belajar dari hal apapun juga, karena dia memiliki daya tahan dan daya juang sampai tetes darah penghabisan..Dan Yang terutama karena Dia yakin TUHAN yang dia puja dan dia sanjung ada pasti campur tangan pada setiap pergumulan HidupNya.

Pemimpin yang tumbuh dari Krisis dan titik nadir adalah pemimpin yang sangat menghargai Hidup dan Kebaikan kuasa Tuhan. Mereka mersa berhutang untuk memberikan sumbangsih pada KerajaanNya. Apakah Anda termasuk orang berhutang ??...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar