Kamis, 18 September 2008

SISTEM, SISTEM DAN SISTEM..!!!


Sebuah mobil adalah sebuah sistem. Sebuah lapangan terbang adalah sebuah sistem, demikian juga sebuah gereja, bank, rumah sakit, atau desa. Suatu sistem adalah gabungan dari berbagai kompenen, baik manusia, benda, serta metode bermain. Ibarat sebuah permainan sepak bola, di sana memiliki berbagai komponen, di situ ada pemain, penonton, wasit, penjaga garis, bola, gawang, lapangan, kursi, bendera, peluit, seragam dan sebagainya.

Komponen-komponen tadi bergerak bersamaan. Suatu sistem juga dipahami sebagai kaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya. Lebih daripada itu, setiap kaitan akan menghasilkan suatu dinamika yang berbeda-beda. Seseorang yang mempelajari sistem dinamika akan belajar mengenali struktur, pola, dan pengaruh-pengaruh dari kaitan dalam suatu sistem.

Suatu sistem dapat terdiri dari suatu komponen tunggal atau terdiri dari berbagai sub sistem atau kumpulan komponen. Komponen-komponen di dalam sistem membentuk suatu batas yang membedakan sistem tadi dengan lingkungannya, sama seperti kulit membedakan seseorang dari yang lain. Suatu sistem memiliki identitas, stabilitas dalam menghadapi perubahan, dan tujuan spesifik.

Akhirnya suatu sistem adalah sesuatu yang terus berubah karena adanya faktor waktu yang menimbulkan berbagai dinamika di dalamnya. Contoh: sebuah sekolah sebagai sistem, mengalami berbagai perubahan dalam suatu dekade. Guru tidak lagi berperan sebagai orangtua murid, namun menjadi profesional yang meluangkan waktunya bagi siswa/i-nya karena mencintai mereka. Orangtua lebih berperan menjadi konsumen yang berani membayar para profesional dan lingkungan asri bagi putra/i-nya. Sekolahpun tidak lagi menjadi nilai keluhuran bersama ilmu yang akan diwariskan dari generasi ke generasi. Maka sekolah yang kristianipun makin mirip dengan sebuah lembaga bisnis yang memenuhi kebutuhan konsumen demi terjadinya transaksi dan pertukaran yang saling menguntungkan. Dengan demikian guru tidak lagi menjadi abdi nilai luhur yang dihormati karena pengabdiannya, namun berubah menjadi para profesional yang digaji, yang dapat menuntut haknya dan dapat mengadakan tawar menawar. Sistem pendidikan berubah menjadi suatu hubungan yang tidak berbeda dengan suatu perusahaan.

Dapat dicatat bahwa di dalam dunia terdapat beberapa sistem yang menarik untuk diteliti. Salah satunya adalah sistem pengiriman pos sedunia. Walaupun terjadi perang dasyat atau bencana alam sekalipiun, sistem ini tetap teguh dan melaksanakan kuncinya. Sistem ini menerobos batas etnis, kelas sosial, dan perbedaan sistem politik. Dalam keadaan perang sekalipun, prajurit yang berada di garis terdepan masih menerima surat-surat dari keluarganya. Sistem memang dapat diciptakan dan ditemukan di mana-mana. Sebuah mobil adalah sebuah sistem dengan ratusan ribu komponen. Demikian juga dengan sekumpulan pedagang di pasar, sebuah organisasi pelayanan, sebuah negara dan juga gereja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar